Rabu, 05 Oktober 2011

Axl Rose vs Vince Neil

Suatu malam di tahun 1989, ada sebuah perkelahian terjadi di backstage MTV Video Music Award. Saat itu Izzy Stradlin, gitaris supergrup Guns N Roses, dihantam oleh vokalis Motley Crue, Vince Neil. Perkaranya ada pada beberapa hari sebelumnya. Ketika Izzy menggoda perempuan di sebuah bar yang ternyata adalah istri dari Vince.

Tapi perkelahian Izzy dan Vince tak berlanjut. 

Yang terjadi malah peperangan antara dua vokalis band hair metal terbesar: Axl Rose dari Guns N Roses dan Vince Neil dari Motley Crue. Axl berang melihat sahabat sejak kecilnya dipukul oleh Vince, yang notabene vokalis dari band seteru mereka. Beberapa hari setelah insiden pemukulan Izzy oleh Vince, Axl muncul di televisi dan menantang Vince untuk duel di lapangan parkir. Tapi entah kenapa, perkelahian yang kalau benar terjadi bakal jadi momen legendaris itu tidak terlaksana. Axl dan Vince hanya saling bertukar makian, saling mengutuk, dan menantang.

"Anytime you want it, anywhere, Atlantic City, I don't care" tantang Axl.

"Axl, if you watching this, I wanna challenge you to fight" balas Vince.


Ternyata perseteruan ini mengundang banyak respon. Bahkan sebuah rumah judi melemparkan taruhan siapa yang bakal menang, Axl atau Vince? Dan yang lebih gila lagi, banyak yang ikut di taruhan tersebut. Sayang, tak ada yang menang dan yang kalah. Karena sampai sekarang perkelahian itu tak pernah terjadi secara fisik. Hanya adu mulut, yang merupakan hal biasa di antara para hair rocker yang bermulut pedas seperti Maichi level 10.

Tahun 1992, Vince Neil dipecat dari Motley Crue dan digantikan oleh John Corabi. Pada tahun 1997, Vince kembali ke Motley Crue, merilis Generation Swine, dan gagal di pasaran. Tahun 2004, 15 tahun semenjak insiden adu mulut antara Vince dan Axl, Motley kembali mengadakan tur. Tahun 2011, diisukan Motley Crue akan pentas di Jakarta. Kabar sudah mengudara, masuk di beberapa media, dan tiket pre-sale pun sudah dijual. Sayang konser ini batal, dan berbuntut pelaporan para penonton yang merasa ditipu karena uang pre-sale tak jua dikembalikan oleh promotor.

Lalu apa kabar Guns N Roses?  Pada bulan November 2008, Guns N Roses merilis album yang sudah terlalu lama mereka peram: Chinese Democracy. Album dengan anggota baru selain Axl dan Dizzy Reed ini mendapat sambutan baik dari para kritikus, juga oleh pasar. Album ini sempat mencapai posisi tiga di Billboard 200. Guns pun rutin mengadakan tur kembali.

Lalu apa kabar sang frontman? 

Ini dia yang akan saya bahas. Vince dan Axl nampaknya sudah tidak begitu mengurusi masalah pertikaian masa lampau. Mereka sudah sibuk dengan urusan mempertahankan hidup masing-masing. 

Tapi ada satu kesamaan mereka (dan nyaris terjadi pada semua eksponen hair metal): tubuh membesar. Vince dan Axl yang dulu sama-sama berbadan berotot, sekarang harus menerima kenyataan bahwa tubuh mereka sudah gembrot. Tapi mari lupakan penampilan, karena suara adalah hal terpenting dari seorang vokalis. 

Ini dia masalahnya. Vince sepertinya sudah harus gantung mikrofon. Ia sungguh-sungguh tak mampu untuk bernyanyi lagi. Silahkan simak video konser Motley Crue tahun 2009. Di lagu "Dr. Feelgood", sudah tampak betapa Vince menua dan membusuk. Oke, ini terdengar kejam, tapi sayangnya hal itu benar. Di saat semua anggota Motley Crue bermain dengan energi, gairah, dan stamina yang sama seperti puluhan tahun lalu, Vince hanya sanggup bernyanyi tanpa fals di bagian "uhh yeaaaaaah". Ia ketinggalan tempo, tak sanggup mencapai pitch tinggi, kehabisan nafas. Selebihnya? Saya lebih memilih Charlie van Houten yang jadi vokalis Motley Crue.


Sedang Axl? Silahkan simak penampilan live Guns N Roses di Rock in Rio. Mereka memainkan lagu monumental nyaris sepanjang 10 menit, "Estranged". Axl memang sedikit kedodoran, tapi ia bernyanyi dengan prima. Suaranya masih mampu menjangkau nada-nada tinggi, masih mampu mengatur nafas, juga yang terpenting: tidak fals.


Apapun itu, saya tak bisa menentukan siapa yang menang dan siapa yang kalah diantara mereka. Apalagi kalau mengenai perkelahian puluhan tahun silam. Tapi kalau diadu suara mereka pada masa kini, sepertinya Axl menang jauh.

Kalau saja Axl membaca postingan ini, dia pasti bakal mengulang seruannya pada lagu "Garden of Eden", "Vince, suck on that!"

2 komentar:

  1. waoh rock classic. yup aku suka nih..

    BalasHapus
  2. Fuck you vince...

    BalasHapus