Selasa, 03 Juli 2012

Tentang 5 Lagu Untuk Melamar Pasangan

Pernah pada suatu masa, saya dan beberapa orang kawan, begitu bangga menyandang julukan "macan". Dimana ungkapan itu digunakan untuk menggambarkan hidup kami yang bebas, tak mau terikat, dan uhm... liar. Kami begitu jumawa, menasbihkan diri sebagai macan yang berpetualang kemana saja, dan gerak kami selalu diikuti dengan kerling mata perempuan yang menyiratkan rasa penasaran dan juga... hasrat yang berkobar.

Tapi semua lantas berubah --setidaknya bagi saya-- sejak salah satu kawan akrab menjadi seorang bapak. Saya tak pernah lupa sorot matanya yang begitu bahagia, hidupnya seakan sudah sempurna dan selesai, kala ia menggendong sang buah hati. Menciumi pipinya, dan mengajaknya ngobrol meskipun sang anak baru berumur beberapa bulan.

Saat itu lantas saya sadar, bahwa terkadang momen seorang pria menjadi benar-benar pria adalah ketika ia berani meninggalkan zona nyaman penuh kebebasan, lantas memutuskan untuk menikah dan berkeluarga. Tak lagi menjadi macan yang berpetualang kesana kemari dan menorehkan luka bagi sesiapa yang berharap terlalu banyak. Iya, dalam hal ini, menjadi pria sejati adalah ketika berani melamar sang wanita dan memintanya menjadi teman hidup.

Untuk itu, saya sudah menyiapkan lima lagu kala kelak melamar wanita idaman saya dan memintanya untuk jadi ibu dari anak-anak saya. Ini dia lagu-lagu itu.

1. The Beatles - When I'm Sixty Four


The Beatles selalu menjadi jaminan mutu untuk rayuan yang berkelas dan nyaris tak pernah gagal. Ada banyak lagu yang bisa dijadikan soundtrack untuk pujaan hati. Dari banyak lagu itu, saya memilih lagu ini karena beberapa alasan. Yang pertama, lagu ini begitu romantis sekaligus ceria dan humoris. Membayangkan kita berumur 64, telat pulang, dan sang istri ngambek tak mau membukakan pintu untuk kita. Kurang romantis sekaligus humoris apa lagi? Tak ada wanita yang tak meleleh ketika diajak hidup bersama hingga tua,  hingga berumur64, atau bahkan lebih panjang. 

Lalu harapan untuk tua bersama, itu sungguh sangat manis. The Beatles menyajikan bentuk cinta sederhana yang tak muluk-muluk dan tak perlu mengobral janji macam "akan kuberikan bintang untukmu" atau "kudaki gunung kusebrangi lautan demi kamu". Cukup ajakan untuk hidup bersama dan menjalani semua bersama-sama. Bersepeda bersama di hari minggu, berkebun, atau bermain bersama cucu. 

When I get older losing my hair,
Many years from now,
Will you still be sending me a valentine
Birthday greetings bottle of wine?

If I'd been out till quarter to three
Would you lock the door,
Will you still need me, will you still feed me,
When I'm sixty-four?

oo oo oo oo oo oo oo oooo
You'll be older too, (ah ah ah ah ah)
And if you say the word,
I could stay with you.

I could be handy mending a fuse
When your lights have gone.
You can knit a sweater by the fireside
Sunday mornings go for a ride.

Doing the garden, digging the weeds,
Who could ask for more?
Will you still need me, will you still feed me,
When I'm sixty-four?

Every summer we can rent a cottage
In the Isle of Wight, if it's not too dear
We shall scrimp and save
Grandchildren on your knee
Vera, Chuck, and Dave

Send me a postcard, drop me a line,
Stating point of view.
Indicate precisely what you mean to say
Yours sincerely, Wasting Away.

Give me your answer, fill in a form
Mine for evermore
Will you still need me, will you still feed me,
When I'm sixty-four?

2. Neil Young - Harvest Moon


Pria Kanada ini memang terkenal membawakan musik yang sederhana, hanya berbekal gitar bolong dan sebatang harmonika. Bajunya pun seringkali hanya flannel lusuh. Tapi jangan salah, musiknya bisa berbicara banyak. Ia juga bisa sangat romantis. Untuk yang satu itu, percayakan pada lagu Harvest Moon.

Sama seperti lagu di urutan pertama tadi, Harvest Moon bercerita mengenai kisah kasih yang sederhana dan tak menuntut apa-apa. Tidak sepatu mahal, tidak pula baju gemerlap, pun makanan di restoran mahal. Hanya perlu berdansa di luar, di bawah bulan purnama, saat masa panen tiba. Sembari berucap, "I'm still in love with you, on this harvest moon". Young juga menceritakan proses hubungan yang alami. Ketika masih belum kenal, hanya bisa menyaksikan dari jauh. Dan ketika sudah bersama, maka "I loved you with all my heart."

Saya selalu berangan punya kebun kecil di samping rumah kayu saya. Menanam tomat, bawang, cabai, bahkan oregano dan basil. Lalu saya membayangkan berdansa dengan pasangan saya ketika kebun panen, setelah itu kami memasak bersama dan makan malam di kebun. Sepertinya menarik :)

Come a little bit closer
Hear what I have to say
Just like children sleepin'
We could dream this night away.

But there's a full moon risin'
Let's go dancin' in the light
We know where the music's playin'
Let's go out and feel the night.

Because I'm still in love with you
I want to see you dance again
Because I'm still in love with you
On this harvest moon.

When we were strangers
I watched you from afar
When we were lovers
I loved you with all my heart.

But now it's gettin' late
And the moon is climbin' high
I want to celebrate
See it shinin' in your eye.

Because I'm still in love with you
I want to see you dance again
Because I'm still in love with you
On this harvest moon.

3. Sting - Fields of Gold


Pria bernama asli Gordon Matthew Thomas Sumner ini juga piawai dalam mencipta lagu peleleh. Iyo, melelehkan hati wanita. Kalau kata hair metalhead, "I can't imagine how many pussies he's got". Tapi sudahlah, saya sedang enggan menceritakan kecabulan para hair metalhead. Saya sedang ingin sedikit romantis barang sejenak.

Dari sekian banyak lagu romantis ala Sting, saya paling suka lagu Fields of Gold. Sekali lagi, nuansa cinta yang dihadirkan adalah cinta yang sederhana. Bisa jadi karena cocok dengan saya yang sadar kalau saya tak bisa memberikan kemewahan pada pasangan saya, hanya bisa memberikan kesederhanaan berbalut cinta. Anjrot, kalimat saya barusan bikin muntah gak sih? Oh ya, Sting ini sepertinya sering ngobrol dengan Sapardi Djoko Damono, yang juga ingin mempersembahkan cinta yang sederhana, tak perlu muluk-muluk.

You'll remember me when the west wind moves
Upon the fields of barley
You'll forget the sun in his jealous sky
As we walk in the fields of gold

So she took her love
For to gaze awhile
Upon the fields of barley
In his arms she fell as her hair came down
Among the fields of gold

Will you stay with me, will you be my love
Among the fields of barley
We'll forget the sun in his jealous sky
As we lie in the fields of gold

See the west wind move like a lover so
Upon the fields of barley
Feel her body rise when you kiss her mouth
Among the fields of gold
I never made promises lightly
And there have been some that I've broken
But I swear in the days still left
We'll walk in the fields of gold

Many years have passed since those summer days
Among the fields of barley
See the children run as the sun goes down
Among the fields of gold
You'll remember me when the west wind moves
Upon the fields of barley
You can tell the sun in his jealous sky
When we walked in the fields of gold

4. Dialog Dini Hari - Satu Cinta


Saya pernah menuliskan tentang lagu ini beberapa saat lalu. Saat itu sebenarnya saya menujukan lagu ini untuk seorang kawan yang sedang dirundung masalah. Lagu ini memang lagu cinta yang universal, walau sebenarnya lagu ini ditujukan untuk pasangan hidup kita. Liriknya begitu mengena. Ibarat pembidik, DDH ibarat Arjuna yang tak pernah luput dalam membidik sasaran. Kata-katanya sederhana namun penuh makna. Dan ya, sekali lagi, ini tentang cinta sederhana. Karena ternyata seringkali cinta yang bertahan lama adalah cinta yang sederhana dan tak menuntut apa-apa.

Saat kau berjalan sendiri
Aku akan menemani
Siap memapahmu
Jika kau terjatuh

Saat kau mulai lelah
Berdiri lunglai sedikit goyah
Ku kan disampingmu
Istirahatkan pikiranmu

Saat kau mulai menangis
Aku akan bernyanyi
Siap menghiburmu
Tak perduli waktu

Saat pagi kau terjaga
Ku kan petik bunga
Beragam warna
Seperti pelangi membentang

Kita kan gembira bersama, 
tertawa bersama, bahagia bersama
Kita kan bernyanyi bersama,
Menari bersama ikuti irama

Satu pikiran, satu tujuan
Satu harapan, satu impian

Satu pandangan, satu kejayaan
Satu kejujuran, suatu kebaikan

Satu cinta untuk kebahagiaan
Satu cinta untuk kedamaian

5. The S.I.G.I.T - All The Time


Saya selalu percaya bahwa para rocker mempunyai kadar keromantisan yang sangat tinggi, jauh lebih tinggi ketimbang para penyanyi lagu-lagu cinta itu. Semua rocker punya dan bisa menyanyikan lagu cinta yang romantis tapi tidak melankolis nan menye-menye. Mulai Deep Purple, Led Zeppelin, The Doors, bahkan Hendrix.

Di Indonesia, mulai dari God Bless, Slank, hingga Boomerang, semua bisa menyajikan kisah cinta yang tak klise. Sama seperti dari ranah --sial, maafkan harus memakai istilah ini-- indie. Ada The Super Insurgent Group of Intemperate Talent yang menyanyikan All The Time. Kisahnya juga klise dan tak sederhana. Yang lebih asyik, ada metafor dan pengandaian yang sama sekali tak biasa untuk sebuah lagu cinta. Bayangkan,  dalam sejarah lagu cinta manapun, mana pernah ada personifikasi pria sebagai pohon beringin yang menakut-nakuti orang asing yang ingin mendekati sang perempuan? Bagian yang paling menohok? Tentu, I hope you do change your last name and be a wife.

I wanna live forever
Don't you realize forever means together

I hope you know
When you say it wasn’t over
For the third times
I hope you know
You make me wanna give me something, more and more

I wanna give you hope
All the time And wear you robe
It’s just, for the pouring rain
That never end
All the time
(My life is raining all the time)

I wanna live forever
I’m the oak tree
Forever scare the stranger

I wanna grow my hair and nails to all my life
I hope you do change your last name and be a wife

I wanna share my lungs
All the time and face the sun
It’s just, like a burning pain
That i be alone
All the time
(My life it’s burning all the time)

...

post-scriptum: Daftar ini disusun untuk memenuhi tantangan @ardiwilda dan @ladygorgom untuk menyusun 5 Lagu Untuk Melamar Pasangan. Kontestan pertama adalah @masjaki yang sudah menuliskan daftarnya di sini.

11 komentar:

  1. Manis sekali. Jangan lupa pakai ritual berlutut sambil menyodorkan cincin buat pelengkap moment #korban film romantis

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hehehe, itu sih hollywood banget :))

      Hapus
  2. heheheehehe betul juga nih lagu lagu peleleh wanita.... pada saat mau melamar background musiknya pake salah satu lagu diatas.. mantap...

    BalasHapus
    Balasan
    1. Iya, pas sama candle light dinner :)

      Hapus
  3. Balasan
    1. Tinggal nunggu waktu yang tepat :)

      Hapus
  4. kok ga ada lagu fav sm pacarnya mas? :p

    BalasHapus
    Balasan
    1. Lagu favorit saya bareng pacar ada banyak mbak, nanti bingung milihnya. Ntar deh saya diskusikan bareng pacar :p

      Hapus
  5. Ran kau tau lagu milik Embrace yang judulnya Gravity? Itu malah bener-bener dapet banget. Apa lagi buat orang-orang yang sudah menjalani proses pacaran yang lama dan akhirnya memutuskan untuk meningkatkan hubungan mereka ke pernikahan. :))

    BalasHapus
  6. hehhehhee menyimak saja untuk tulisan kali ini...

    BalasHapus
  7. baru denger yang nomer lima ada lagunya the sigit. coba nyari di google dulu.

    BalasHapus