Tampilkan postingan dengan label MOBS. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label MOBS. Tampilkan semua postingan

Selasa, 17 Januari 2012

MOBS 1: Motley Crue - Without You



Motley Crue pernah dijuluki sebagai band paling brutal. Gaya hidup mereka sangat tidak masuk akal. Kalau saja gaya hidup adalah ukuran kemanusiaan, maka mereka lebih tepat dipanggil binatang. Mereka pernah melakukan semua kebangsatan yang nyaris tak dapat dinalar. Tapi siapa sangka, mereka bisa menulis sebuah lagu ballad romantis dengan baik. Sangat baik malah. "Without You" adalah contoh sahihnya.

"Without You" menurut saya adalah salah satu lagu rock paling romantis, meskipun video klipnya sangatlah buruk dan tidak jelas (Nikki Sixx menyebutnya sebagai surealis). "Untukku, 'Without You' adalah lagu yang bagus. Aku ingat kami merekam video klipnya di Texas. Yap, videonya sangat jelek, tapi lagu ini tetap lagu yang bagus" kata Vince Neil.

Saya punya kenangan yang entah kenapa bisa saya ingat dengan baik. Kejadiannya pada saat saya SD. Saat itu sebuah stasiun TV (seingat saya adalah ANTV) mempunya program yang kalau tidak salah bertajuk SOS alias kependekan dari Story of Song. Jadi ada beberapa orang yang meminta sebuah video klip diputar, dan orang itu akan menceritakan testimoni mengenai kenangannya dengan lagu itu.

Nah, saya ingat dua lagu yang diputar malam itu: Miracle-nya Bon Jovi dan Without You-nya Motley Crue. Waktu itu saya tidak begitu kenal Motley Crue dan Bon Jovi. Jadi saya tidak begitu menyimak dua video klip itu. Eh, kecuali betapa gagahnya rombongan Jon Bon Jovi yang mengendarai Harley Davidson di tengah jalan Amerika yang gersang.

Lagu ini ditulis oleh Nikki Sixx untuk Tommy Lee yang ketika itu menjalani masa indah bersama istrinya, Heather Locklear. "Ide lagu itu sederhana, mengenai Heather dan Tommy. Mereka sering datang ke tempatku dan aku pikir lagu ini merupakan perspektif Tommy yang mengatakan kalau tidak ada Heather, maka hidupnya tidak akan sama lagi" ujar Nikki pada sebuah wawancara dengan Rolling Stone.

Single dari album Dr. Feelgood ini sudah saya masukkan sebagai lagu yang harus dimainkan ketika saya menikah kelak. Isinya romantis, tapi tidak kacangan. Kalaupun ia kacang, ia adalah kacang dua kelinci, bukan kacang seribu dapet seiket yang biasanya isinya kopong.

Liriknya yang paling menyentuh tentu bagian ini:

I can face the mountain, but i could never climb alone
I can start another day, but how many just don't know
You're the reason sun shines down, and the nights they dont grow cold
Only you I hold when I am young, only you as we grow old...

Dan slide solo guitar dari Mick pun menyayat. Sejak itu pula tak ada wanita yang tak tersentuh ketika dinyanyikan lagu ini...

Monsters of Ballad Strike!


Kalau berbicara mengenai hair metal, tak lengkap kalau tidak menyertakan ballad rock. Ballad disini mengacu pada lagu hair metal yang cenderung slow rock dan easy listening. Ya, meskipun bertampang sangar, ternyata banyak dari para rocker itu berhati lembut dan romantis. Formulanya standar, suara gitar yang renyah, sedikit taburan solo gitar, dan tentu lirik yang romantis. Karena background mereka sebagai rocker, lirik yang mereka tulis pun tidak cheesy, masih menyisakan sedikit sisi maskulinitas.

Program MOBS ini saya dedikasikan untuk para pecinta musik, terutama pecinta hair metal. Apalagi yang mengalami masa remaja pada era 80-an dan tumbuh besar dengan lagu-lagu rock ballad dari band hair metal. Mereka pasti punya banyak memori dengan lagu-lagu slow rock itu. Tiap hari terhitung dari sekarang (entah hingga kapan) saya akan memilih satu lagu ballad dari band hair metal, menuliskan beberapa fakta tentang lagu itu, dan kenangan saya terhadap lagu itu.

Jadi hati-hati, Monster of Ballads Strike!