Jumat, 03 Januari 2014

Mereka Yang Layak Dikejar di 2014

Sebuah survei iseng menanyakan sesuatu: siapa yang paling sering anda gojloki? 99 persen menjawab: teman dekat.

Begitu pula yang saya lakukan. Ada banyak sekali teman yang pernah saya tulis di blog ini. Kebanyakan bercanda dan menggojlok. Ini tentu karena mereka adalah teman-teman yang dekat dengan saya. Kedekatan yang macam itu seperti meniadakan tembok ketersinggungan antar kami.

Tapi tak urung, beberapa teman "protes". Nur Fahmi misalnya. Kawan saya sedari SMA ini pernah protes kenapa saya hanya menulis hal-hal bodoh tentang dia.

"Mateni pasaranku koen cuk!" makinya.

Gita Wiryawan juga begitu. Beberapa menit setelah saya tulis profilnya di blog, dia juga protes kalo tulisan saya membuatnya tambah jelek (karena dia sudah jelek sebelumnya) di mata para perempuan. 

"Sampean mateni pasaranku," ujarnya sedih.

Karena protes-protes yang demikian, saya jadi kepikiran. Kenapa saya tak sesekali menulis hal-hal bagus tentang mereka, para kawan-kawan baik saya. Lalu saya dapat ide, kenapa sekalian tidak mempromosikan mereka saja? Siapa tahu jodoh bersambut dari tulisan di blog ini.

Saya punya banyak sekali teman yang single. Beberapa dari mereka santai dengan status lajang mereka. Beberapa ngebet ingin punya pacar. Nah, yang ngebet ini kadangkala, secara tersirat maupun tersurat, melakukan aneka macam usaha demi mendapatkan pacar.

Teman-teman saya ini juga bukan pria kebanyakan. Mereka keren dalam arti tersendiri. Walau mungkin secara fisik biasa, tapi mereka punya banyak kelebihan yang bisa membuat para perempuan menjerit. Ketakutan. Maksud saya, menjerit senang. 

Ada yang jago menulis. Ada yang anak pecinta alam. Ada yang musisi. Ada pula yang cerdas bukan buatan. Pertanyaannya? Kenapa mereka masih melajang? Misterius sekali.

Demi membantu mereka, kawan-kawan baik saya yang ingin sekali punya pacar, maka saya menyusun daftar Mereka Yang Layak Dikejar di 2014. Bagi perempuan-perempuan yang biasanya jinak-jinak merpati dan suka dikejar, maka kali ini tak ada salahnya mengejar teman-teman saya ini.

Sebab mereka bukan pria kebanyakan! Jadi, meet them!

1. Nody Arizona



Kalau ada daftar "5 Anak Persma Yang Tampan dan Kharismatik", maka bisa dipastikan Nody Arizona ada di daftar itu. 

Rambutnya andan. Tatapan matanya tajam. Sekilas mirip Nicholas Saputra yang dengan gagah membacakan bait-bait Chairil Anwar pada Cinta. Itu masih ditambah dengan sifatnya yang pendiam. Menguarkan aura coolness yang tidak main-main. Tak heran, fans Nody ada banyak dan dimana-mana.

Selain itu, Nody juga pandai menulis. Dia termasuk punggawa unggulan di Ecpose, pers mahasiswa Fakultas Ekonomi, Universitas Jember. Pria kelahiran Kediri ini lihai menulis soal ekonomi, politik, hingga budaya. Ia hanya tak lihai mengejar perempuan.

Saat ini, di usia yang masih sangat muda, Nody memegang jabatan yang mentereng: Direktur Klinik Buku EA. Klinik Buku EA sendiri adalah sebuah lini penulisan dan penerbitan buku yang sedang berlari kencang belakangan ini. 

Beberapa bulan terakhir Nody sibuk sekali. Mulai menjadi pimpinan proyek beberapa penulisan buku, jadi editor, hingga jadi tim penulisan buku Ekspedisi Cengkeh. Karena itu pula, Nody berkesempatan berkeliling Indonesia.

Di beberapa kesempatan, Nody mengeluarkan isyarat kalau ia bosan sendiri. Ia ingin melepas segel jomblo sejak lahir. Iya, saya tak sedang menggojlok. Nody belum pernah pacaran sama sekali. Entah karena tak laku, entah karena terlalu pemilih.

Tapi apapun itu, semua kehebatan Nody membuatnya layak untuk dikejar.

2. Nur Fahmi



Kalau saya menceritakan tentang Fahmi, semua tentangnya, bisa-bisa ada ribuan kata yang harus saya tulis. Maklum, berteman sejak 2003, lebih satu dekade, membuat saya sedikit banyak tahu tentang pria hitam manis ini.

Salah satu fakta yang nyaris susah dipercaya kebenarannya: Fahmi adalah salah satu cucu dari Kyai besar di Jember, bahkan di Indonesia. Tapi Fahmi kurang suka kalau selalu dikaitkan dengan sang kakek.

Memang, Fahmi adalah sosok yang mandiri. Ia tak suka merepotkan orang lain. Ini mungkin bawaan dari tempaan organisasi pecinta alam yang ia ikuti. 

Saat SMA, ia jadi ketua umum Hega'sWana, organisasi pecinta alam di SMA kami. Saat kuliah, ia pun memegang tampuk yang sama di Bekisar, organisasi pecinta alam di kampusnya.

Karena sifatnya yang mandiri itu pula, Fahmi tanpa ragu-ragu merantau luar pulau. Dari Sulawesi, Sumatera, hingga Kalimantan, sudah pernah ia jelajahi. Ia pernah menjadi supir, pernah jadi tenaga ahli di beberapa perusahaan sawit, hingga sekarang menjadi staff departemen produksi di sebuah perusahaan makanan ternak terbesar di Indonesia.

Ibarat masakan, Fahmi adalah masakan Indonesia yang banyak bumbu. Kamu bisa mengecap rasa asam, manis, hingga asin, dari semua cerita-cerita hidupnya. 

Sedang untuk kisah cintanya, lebih mirip kopi tanpa gula. Pahit. Ya sebenarnya tidak pahit-pahit amat sih. Beberapa manis, walaupun endingnya tetap pahit juga.

Fahmi juga makin alim. Sepulang dari Kalimantan dan sempat tinggal di kontrakan saya selama beberapa bulan, ia dengan sengaja meninggalkan buku panduan sholat untuk saya. Semacam isyarat agar saya rajin sholat. Tak lupa ia meninggalkan al quran di atas lemari saya. 

Pria kelahiran 1987 ini sekarang tidak lagi fokus mencari pacar. Ia ingin mencari istri. Yang bisa menemaninya bercerita ini dan itu. Yang bisa memasak sarapan untuknya, karena ia bosan makan mie instan tiap pagi. Yang juga membuatkan teh hangat atau kopi selepas senja.

Karena pengalaman hidup, dan juga sifatnya yang menyenangkan itu, Fahmi jelas menjadi pria lajang yang layak anda kejar.

3. Gita Wiryawan



Pria ini sudah saya tulis di penghujung akhir tahun 2013. Tapi saat itu saya lebih banyak menulis guyon tentangnya. Hina ini dan itu. Saya belum mengungkapkan rasa kagum saya pada pria asal Purwokerto ini.

Yang pertama saya kagumi dari Gita tentu tulisan-tulisannya yang bernas. Gita semacam pria yang bisa menuliskan apapun. Mau menulis melankolis, ia jago. Mau menulis reflektif, ia lihai. Mau menulis serius, ia sangat mahir. Itu yang membuat saya iri dengannya.

Lalu saya juga kagum dengan sifat tabahnya. Sifat yang selama ini banyak hilang dari para pemuda Indonesia. Gita sangat tabah dalam menghadapi cobaan. Waktu menghadapi cobaan cinta yang bertubi-tubi, Gita cuma cengengesan dan tersenyum kecut. Selebihnya menceritakannya pada kawan-kawan sembari tertawa --tapi mungkin nangis dalam hati. 

Waktu mendapat penempatan di Bangko, yang notabene bukan daerah favorit para pegawai negeri, Gita pun santai-santai saja. Ia malah mempunyai beberapa ide segar yang ingin ia terapkan di kota tempatnya berdinas. 

Selain itu, saya juga salut dengan kegigihannya dalam membaca. Gita membaca banyak buku. Dari GM hingga Pram. Dari Enny Arrow sampai JD Salinger. Hal itu didukung oleh kemampuan finansialnya yang sehat karena tak ada pengeluaran untuk pacaran.

Gita juga orang yang kritis. Ia mempertanyakan banyak hal. Dari ketuhanan, keadilan, sampai kenapa ia tak kunjung punya pacar. Aduh maaf, kelepasan menghina Gita lagi.

Tapi apapun itu, jika anda perempuan yang ingin pacar yang pandai, jago menulis, dan mengesampingkan kondisi fisik, Gita jelas layak anda kejar. Sangat layak!

4. Atthur Razaki



Sebenarnya saya tak terlalu dekat dengan pria ini. Namun saya sempat beberapa kali ketemu dengannya dan ngobrol.Pria asal Surabaya ini menyenangkan sekali. Suka bercanda dan tertawa. 

Mahasiswa sebuah Universitas Pendidikan di Surabaya ini juga mempunyai sebuah band yang sedang naik daun setahun belakangan ini: Taman Nada. Alirannya folk. Musiknya menyenangkan sekali. Kombinasi yang sedap antara genjrengan gitar akustik dan timpalan harmonika.

Salah satu yang saya kagumi dari Atthur adalah kemampuannya menuliskan lirik. Saya pernah terngaga saat ia menyanyikan sebuah lagu yang sebenarnya belum selesai dibuat. Lagu yang berkisah tentang nelayan dan lautan itu sangat indah. Pilihan diksinya pun mantap punya. Ditambah dengan nada-nada yang sendu, seperti bisa menggambarkan perasaan orang-orang yang menanti kepulangan para lelaki laut.

Namun, kredo bahwa anak band selalu punya banyak pacar itu seperti mandul pada Atthur. Ia masih lajang hingga saat ini. Tapi Atthur, sama seperti kisah lelaki laut yang ia tulis, adalah lelaki yang pantan menyerah. 

Saya sering mendapati Atthut merayu para perempuan --entah ia kenal atau tidak-- di twitter. Teman-temannya pun sepertinya sudah hafal kebiasaan Atthur yang satu itu. Tapi tak berbanding dengan kemampuan Atthur menulis lirik, kemampuan merayu Atthur justru tiarap.

Jika anda perempuan yang suka dengan pria humoris dan ingin sekali punya pacar yang pandai membuat lagu, maka Atthur adalah jawabannya.

5. Raymond Rastitho



Dia adalah teman kontrakan saya. Tipikal lelaki penyuka musik rock 80-an. Saya berkenalan dengannya saat ia menyetel lagu Skid Row pada suatu pagi yang masih muda.

Raymond tipikal anak muda yang cerdas. Ia mengikuti kelas akselerasi saat masih duduk di bangku SMP. Saat kuliah ia pun masuk di jurusan favorit di kampus favorit. Tapi itu tak membuatnya lantas jadi pria yang kuper dan anti sosial.

Raymond justru tipikal pria yang santai dan tenang. Ia jadi vokalis sebuah band bareng beberapa kawan kampusnya. Sesekali di akhir pekan, mereka mencoba ramuan nenek moyang berupa ciu rasa apel. Tapi kalau sedang serius, ia bisa sangat serius.

Saya pernah melihatnya membawa lembar catatan selagi mengajak Ozzy jalan-jalan. Rupanya itu adalah rangkuman bahan ujian skripsinya. Selo tenan, mengajak anjing jalan-jalan sambil baca bahan kuliah.

Raymond bukannya tak laku. Ia sepertinya pemilih. Beberapa waktu lalu saya memergoki seorang perempuan yang datang ke kontrakan kami sambil membawa bunga. Ternyata ia adalah teman kampus Raymond. Tapi sampai sekarang pria yang pernah berambut gondrong ini masih tetap lajang.

Jadi kalau anda suka pria yang cerdas, rajin, tapi tetap bisa santai dan tertawa, maka Raymond patut anda kejar.

***

5 orang ini adalah kawan-kawan baik saya yang sedang lajang dan secara malu-malu mengungkapkan kalau mereka ingin punya pacar. Saya sebagai teman yang ingin berusaha menjadi teman yang baik, hanya bisa membantu lewat tulisan deskriptif pendek macam ini. Semoga bisa membantu anda-anda semua mengenal mereka. Bagi yang ingin kenal mereka lebih jauh, silahkan tengok laman-laman media sosial mereka. 

Selamat berkenalan! :D


3 komentar:

  1. ngejarnya kemana ya, mas? *eh

    BalasHapus
  2. Hahaha kocak mampus. CP-nya Fahmi dong...#Eaaa

    BalasHapus
  3. Hahaha... ada yg namanya sama ma aku.. :)

    BalasHapus