Rabu, 21 November 2012

Dulur-dulur Masdar

Malam ini saya senang. Pasalnya saya bertemu saudara-saudara saya dari klan Masdar. Saya dan para sepupu jarang sekali bertemu. Biasanya setahun sekali. Itu pun jarang-jarang karena tempat tinggal yang teramat jauh dan kesibukan yang sedikit intoleran.


Meski saya hanya bertemu lewat twitter, tak apa lah. Sedikit bisa mengobati kangen. Awalnya, Hendri yang menyapa. Hendri adalah anak dari Om Zaman dan Tante Heni. Ia anak kedua dari tiga bersaudara. Kakaknya, Hendra, seumuran dengan saya. Sudah sejak lama ia bekerja di Jawa Pos. Sedang Hendri, setahun lebih muda dibanding saya, bekerja di sebuah bank milik pemerintah. Adiknya, Hendar, sudah SMA kelas 2. Lama sekali saya tak bertemu mereka, setahun lebih sepertinya.

Klan Masdar
Saya riang sekali ketika Hendri menyapa di twitter sembari memanggil para sepupu yang lain. Ada kak Lia dan kak Rani, anak dari Pakde Ajad. Kak Lia sekarang tinggal di Surabaya, bekerja sebagai pegawai pemerintah. Sedang kak Rani tinggal di Australia, menjalankan bisnis restoran disana. Biasanya kami bercengkrama lewat fasilitas chat facebook. Itupun sangat jarang, karena jam online yang berbeda. Sering pula kami tanding SongPop di facebook. Tapi entah kenapa, bertemu di twitter rasanya lebih menyenangkan. Bisa jadi karena intensitas menggunakan twitter lebih sering ketimbang facebook. Jadi berasa lebih intim.

"Wah, ini Nuran yang tersohor 80's Hair Band" goda kak Lia di twitter tadi. Saya sering mengalahkannya main Song Pop di kategori 80's Hair Band. Hehe.

Kak Rani masih menjalankan hobi travelingnya. Ia beberapa kali traveling bareng istri dan kedua orang anaknya. Ia juga jago masak. Blognya sangat keren. Sila kunjungi blognya yang ciamik disini: http://keluargapetualang.tumblr.com/

Ah dulur dulurku, aku kangen kalian! Kapan ketemu maneh iki?

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar