Selasa, 17 Mei 2011

I'm Lizard King, I can do anything!


I'm Lizard King, I can do anything!

Jim Morrison adalah sebuah sosok yang kompleks. Pemikirannya seperti labirin yang rumit nun tak berujung. Sikapnya layaknya cuaca yang tak bisa tertebak, bahkan oleh para weather man. Pria berambut ikal dengan rahang kokoh ini juga punya beberapa kepribadian.

Jimmy yang kecil, chubby, dan ketakutan karena melihat sosok Indian tua yang "bleeding to death". James Douglas Morrison; sang pemberontak yang romatis, yang pergi ber-hitchiking keliling Amerika dan menganggap sosoknya sebagai "killer on the road". Jim Morrison; seorang vokalis tentatif pemalu berwajah rupawan dari band bernama The Doors, juga merupakan penulis puisi yang romantis. Jimbo; sang rock star yang telah terjauhkan dari ketenaran dan spotlight, berperut buncit, brewokan, dan pembuat onar. Mr. Mojo Rising; seorang misterius yang entah datang dari mana, yang begitu menyukai rasa sakit dan sangat mendambakan kematian, ia terasuki konsep √úbermensch Nietzsche dan menganggap semua orang adalah budak. Hingga Lizard King yang magis, terasuki roh Indian, sosok totem yang melindungi para ksatria Indian.

Semua berkelindan dalam satu sosok.

PADA tahun 1955, Jimmy remaja menonton film berjudul Rebel Without A Cause yang dibintangi oleh James Dean . Film yang disutradarai oleh Nicholas Ray ini adalah tipikal film yang menyulut darah muda, menunjukkan sisi pemberontakan yang romantis dan begitu heroik. Dean yang memerankan tokoh bernama Jim Stark mendapatkan julukan Jimbo oleh sang ayah yang pemabuk. Akhirnya nama inilah yang dipakai untuk menandai Jim Morrison yang pemabuk dan pembuat onar.

Say hi to Jimbo.

Pada tahun yang sama, Jimmy pindah ke Albuquerque, New Mexico. Pada circa yang sama ini, Jim mulai menunjukkan sisi pemberontakannya. Dia berhenti les piano, menolak melanjutkannya, dan menolak untuk menghabiskan waktu bersama keluarganya. Rumah keluarga Morrison yang berada di daerah gurun, membuat Jim begitu bahagia. Ia sering menghabiskan waktu dengan menjelajah gurun di sekitar rumahnya, mengagumi reptil gurun bertampang prehistoric. Ia mulai menyukai kadal, ular, hingga armadillo. Jim mulai membaca banyak literatur tentang hewan padang pasir ini. Hingga akhirnya ia sangat jatuh cinta dengan kadal (lizard). Ia lantas membaptis diri menjadi sang raja kadal. Dengan persona ini, ia merasa bisa melakukan segalanya, membuat kematian menjauh, dan membuat bumi berhenti berputar.

Magis sekaligus eksotis.

I can make the earth stop in its tracks. I made the blue cars go away.

Tidak ada komentar:

Poskan Komentar