Senin, 06 Februari 2012

Bob Marley: Perempuanku, Jangan Menangis


Vincent Ford, adalah seorang penjual sup di daerah kumuh di Trenchtown. Selain menjadi penjual sup, Vincent juga punya keahlian menulis lagu. Ia berteman dengan banyak musisi. Salah satunya adalah Robert Nesta Marley.

Robert biasa dipanggil Bob oleh kawan-kawan sepergaulannya. Ia mempunyai band reggae bernama Bob Marley & The Wailers. Bob menjadi vokalis sekaligus gitaris rhytm. Pria kelahiran 6 Februari 1945 ini banyak menuliskan lagu soal ketidakadilan dan masalah sosial yang banyak terjadi di lingkungan sekitarnya.

Selain menulis musik dengan tema diatas, Bob juga sering menulis beberapa lagu cinta dewasa, yang romantis tapi tidak cengeng. Begitu pula Vincent.

Suatu hari mereka menciptakan lagu berjudul "No Woman, No Cry". Banyak orang salah persepsi dengan kalimat ini. Kalimat tersebut diartikan dengan "Tak ada perempuan, tidak perlu menangis". Padahal maksud sebenarnya adalah no woman, nuh cry. Dalam bahasa Jamaika, nuh itu berarti don't alias jangan. Jadi intinya, sang lelaki mengajak perempuan untuk jangan menangis dalam menghadapi kesusahan hidup, serta berharap semua akan baik-baik saja.

Lagu "No Woman No Cry" ini masuk dalam album Natty Dread yang dirilis pada tahun 1974. Tapi baru meledak ketika versi live-nya muncul pada album Live! Legend yang dirilis setahun berikutnya. Lagu ini menjadi salah satu lagu Bob Marley yang paling terkenal dan jadi lagu yang wajib dimainkan band reggae manapun ketika manggung.

Kredit lagu ini ditujukan pada Vincent seorang. Kontroversi lalu terjadi. Bob Marley dianggap ikut andil dalam menulis lagu ini, tapi tak mau namanya ikut disebut dalam kredit lagu. Royalti dari lagu ini lantas diputar sebagai modal untuk melanjutkan usaha restoran milik Vincent. That's also kind of love .

Waktu berjalan, Vincent tetap bertahan dengan usaha restoran, sedang Bob Marley bertahan di dunia musik dan jadi legenda. Bob Marley meninggal pada 11 Mei 1981. Tapi lagu-lagunya masih bertahan hingga sekarang.

Hari ini 6 Februari 2012. Seandainya Bob masih hidup, ia akan berulang tahun dan jadi lelaki baya berumur 67 tahun. Untuk mengenangnya, saya memutar lagu "No Woman No Cry" malam ini, yang juga saya tujukan untuk perempuanku yang hobi menangis. In this bright future you can't forget your past, so dry your tears I say. Everything's gonna be alright.


Love you dear, salam hangat dari Jember yang dingin karena diguyur hujan :)

2 komentar:

  1. Wah saya baru tahu nih tentang filosofinya lagu ini... Kalau begitu, request tentang filosofi di balik lagu Bob Marley yang redemption song ya. Bisakah? :D

    BalasHapus
  2. Zuhana, jangan menangis :)

    BalasHapus